Ribuan Penderita Danker Dapat Bertahan Hidup Lebih Lama

8 Aug

Ribuan Penderita Danker Dapat Bertahan Hidup Lebih Lama -, Mereka dua kali lipat akan bersi teguh hidup setidaknya tatkala satu dekade sesudah didiagnosis kanker di bandingkan kepada awal 1970-an, tambah dinas tersebut. Salah satu alasannya yakni perawatan yg lebih baik & diagnosis yg dilakukan lebih serentak.

Tapi, kanker akan menyebabkan “efek samping” seperti depresi & masalah keuangan, kata dinas itu.

Laporan berjudul Cancer Then and Now, memperkirakan kira kira seperempat penderita yg bersi kukuh hidup dapat mendapat masalah jangka panjang, yg membutuhkan dukungan.

Satu Orang pasien, Helen Taskiran, menyampaikan pada BBC beliau mengalami depresi & bahkan kehilangan kesempatan kerja dikarenakan berjuang utk bersi teguh hidup dari kanker.

Beliau mula-mula kali didiagnosa kanker usus terhadap 1991 & bersi teguh hidup, namun sejak itu ia didiagnosis empat kanker yang lain termasuk juga kanker payudara, kulit, & kandungan.

Baca Juga : Kunyit Bantu Mengobati Kanker Usus Besar Secara Alami

“Karena kanker-kanker itu lengan & kaki aku bonyok, aku merasa letih, terkadang depresi yg menciptakan aku ragu-ragu dalam mencari tugas,” kata Helen yg putranya berumur tiga th kala mula-mula kali ia didiagnosis.

“Kepercayaan diri menurun, aku pula mengira-ngira apakah orang lain bakal berpikiran jelek kepada aku. Aku ada wawancara kerja & di tolak lantaran aku menderita kanker, sebab itu aku jadi tambah depresi,” ucap Helen.

“Saya isikan dokumen-dokumen riwayat kesehatan, tiba-tiba tugas itu ‘menghilang’ sebelum dimulai,” imbuhnya.

Keseluruhan 625.000 orang di Inggris kini menderita depresi sesudah perawatan kanker, kata Macmillan Cancer Support.

Profesor Jane Maher, kepala bidang kesehatan di Macmillan Cancer Support, menyampaikan, “Kami sekarang ini menonton dampak sampingnya yg lebih sedikit, seperti risiko peningkatan serangan jantung & stroke, kami menyaksikan sesudah perawatan terhadap 1970-an & 1980-an.”

“Namun, sekian banyak efek dianggap ‘remeh’ oleh dokter, seperti keletihan & masalah ‘kontrol perut & usus’ maka bakal berdampak tidak baik terhadap mutu hidup seorang. Disayangkan tak ada perawatan kanker yg ada waktu ini yg tak memunculkan risiko resiko samping,” papar Prof Jane.

Instansi Macmillan Cancer Support mengemukakan walaupun jumlah penderita kanker yg bersi kukuh hidup lebih lama meningkat, ada banyak yg butuh dilakukan buat menentukan mereka mendapati perawatan cocok. 

Sekian yg bisa aku sampaikan mudah-mudahan bermanfaat bagi anda & keluarga kamu & ingat buat kabar kesehatan yg lainnya silahkan anda kunjungi atau klik obat kanker usus

Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *