Kampanye Kanker Usus, Para Perawat Di Australia Pakai Boneka

26 Sep

Kampanye Kanker Usus, Para Perawat Di Australia Pakai Boneka  -, Ada berbagai cara untuk meningkatkan kesadaran publik akan adanya suatu penyakit. Namun makin kreatif idenya, bisa menjadi pesan yg disampaikan juga akan lebih mengena di masyarakat sekitar.

Itulah yg dicoba dilakukan oleh sekelompok perawat di bangsal 6E di klinik kolorektal (usus besar dan rear-end) di Wesley Hospital, Brisbane. Mereka akan melakukan kampanye untuk meningkatkan kesadaran publik ( semua orang ) akan adanya kanker usus besar atau yg lebih akrab disebut dengan kanker kolorektal.

Meskipun tidak populer, information dari WHO menyebut kanker usus masuk ke dalam 5 besar kanker yg sering ditemukan pada pria ataupun wanita di tahun 2012. Pada pria berada di posisi ketiga dan pada wanita di posisi kedua setelah kanker payudara.

Namun untuk menarik perhatian publik, para perawat ini menggunakan sebuah ikon, yaitu boneka karakter berbentuk kotoran (crap) yg diberi nama Bristol. Nama Bristol sendiri diambil dari nama skala kesehatan feses internasional.

Baca Juga : 3 Gejala Umum Kanker Usus Besar

Untuk memperkenalkan Bristol, para perawat dari Wesley Hospital membuat sebuah akun Instagram berisi foto-foto boneka ini saat sedang bepergian ke sejumlah negara, seperti Brazil, Meksiko, Indonesia, Skotlandia serta ke penjuru Australia.

“Sebenarnya ide ini datang dari manajer kami dan karena kami sering bepergian, ia meminta kami membawa Bristol kemanapun pergi,” kata salah satu perawat yg juga penggagas kampanye ini, Steph Young seperti dilaporkan ABC Australia.

Di sisi lain, rekan Young, Jemma Ambrose mengungkapkan, bahwa kampanye ini juga bertujuan untuk menghilangkan anggapan bahwa kotoran manusia atau feses merupakan sesuatu yg tabu untuk dibicarakan.

“Ketika mereka melihat-lihat foto kami, ini membuat mereka berpikir dan lebih sering mendiskusikan kotoran maupun kesehatan usus,” harapnya.

Dengan menggunakan stage Instagram, mereka juga berharap pesan kampanye terkait kanker usus besar ini tak hanya tersebar di Australia saja, tetapi juga hingga ke penjuru dunia. Dan ini terbukti berhasil.

“Kami mendapat banyak pesan dari orang-orang di seluruh penjuru dunia. Mereka pikir penyakit ini hanya dialami orang tua dan berkat Bristol mereka tahu itu tidak benar,” urai Young.

Melalui kampanye ini, Ambrose ingin agar orang – orang segera memeriksakan diri jika mereka menemukan gejala dini dari kanker usus, seperti sakit perut. Bahkan menurutnya, hingga saat ini baru 40 persen kasus kanker usus yg terdeteksi sejak ini. Padahal bila target ini bisa tercapai, maka kanker ini dapat disembuhkan secara total.

Sekian yg bisa aku sampaikan mudah-mudahan bermanfaat bagi anda & keluarga kamu & ingat buat kabar kesehatan yg lainnya silahkan anda kunjungi atau klik obat kanker usus

Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *